Ketua RW mengadakan program pengaspalan jalan warga atas bantuan pencairan dana desa. Pengaspalan meliputi lima RT. Semua warga perwakilan RT datang bergotong-royong dan bekerja sama membersihkan jalanan yang akan diaspal. Hanya, ada satu RT yang tidak ada perwakilan warganya. Usai pengaspalan selesai, ketua RT yang tidak mengirimkan perwakilan warganya tersebut, menyampaikan protes karena pengaspalan di wilayah RT-nya kurang rapi, tidak seperti RT-RT lainnya.
Jika kalian menjadi Ketua RW, bagaimana cara kalian menyelesaikan persoalan di atas?
Jawaban
Jika saya menjadi Ketua RW, saya akan menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara musyawarah dan pendekatan persuasif kepada Ketua RT yang bersangkutan, sambil menjelaskan proses yang telah terjadi dan pentingnya partisipasi dalam kegiatan bersama.
- Pertama, saya akan mengajak Ketua RT yang bersangkutan untuk berdiskusi secara baik-baik, tanpa emosi. Saya akan menjelaskan bahwa semua RT lain berkontribusi aktif melalui gotong royong, yang membuat hasil pengaspalan lebih rapi.
- Kedua, saya akan menunjukkan bahwa kualitas pengaspalan yang kurang rapi bukan karena unsur kesengajaan, tetapi karena keterbatasan tenaga kerja dan waktu, akibat tidak adanya partisipasi dari RT tersebut.
- Ketiga, saya akan membuka ruang untuk perbaikan, misalnya dengan menyampaikan kepada warga bahwa perbaikan wilayah RT tersebut akan diprioritaskan pada program berikutnya, asalkan ke depan RT tersebut aktif terlibat.